|
Sebelum kita memulai suatu pekerjaan sebaiknya kita berdo’a dan berserah diri dulu kepada Yang Maha Pencipta sebagai tanda bahwa kita tidak akan bisa, tidak akan tahu, tidak akan berilmu kalau tidak ada daya dari Nya. Ilmu hanya sebuah proses perubahan kesadaran dari yang tadinya tidak tahu berobah menjadi tahu. Jika ada perobahan kesadaran tersebut maka bersyukur lah sebagai tanda bahwa kita sudah diberi kesempatan untuk mengetahui ilmu dari AL ‘ALIIMU. AMIN…… KESADARAN SEJATI (Artikel Dari Pak Yusdeka) Kalau kita kembali melihat ayat Al Qur'an tentang penciptaan manusia, maka sebenarnya hanya ada DUA eksistensi yang ada pada setiap manusia itu, yaitu ada DIRI (NAFS) yang berasal dari saripati tanah disatu pihak, dan ada entitas yang bukan dari sari pati tanah yang dipanggil dengan mesra oleh Tuhan sebagai RUH-KU dipihak lainnya. Ya...., hanya ada dua, DIRI (NAFS) dan MIN-RUHI. SIAPA SAYA......??? Yusdeka itu nama saya. Jadi Yusdeka itu bukan saya, tapi sebagai TANDA ADA SAYA. Yaaa..., pada Yusdeka itu ada saya. Kemanapun Yusdeka pergi ehhhh...., disitu ada saya. Dulu, sekarang, dan yang akan datang ehhh..., ternyata juga ada saya. Ngapain pun Yusdeka...., disitu ada saya. Saya menulis lewat tangan Yusdeka..... Oooo..., ternyata saya yang menggerakkan tangan Yusdeka untuk menulis. Tangan Yusdeka hanya benda yang diam saja. Karena ada saya, maka tangan Yusdeka |